Komplotan Pencuri Ternak Lintas Desa Aceh Selatan Ditangkap Polisi

Pencuri ternak yang kerap meresahkan warga di beberapa kawasan perdesaan wilayah Aceh Selatan akhirnya berhasil diringkus oleh aparat kepolisian. Penangkapan sindikat pencurian ini dilakukan setelah warga melaporkan hilangnya belasan ekor sapi dari kandang pada malam hari. Pelaku yang berjumlah empat orang ini bertindak secara terorganisir dalam menjalankan aksinya dengan memanfaatkan situasi desa yang sepi. Penangkapan para pelaku membawa rasa lega bagi para peternak lokal yang selama ini merasa cemas atas hewan ternaknya.

Sistem kerja komplotan kejahatan ini dilakukan dengan mengintai target lokasi pemukiman peternakan pada siang hari secara cermat. Saat malam hari tiba, para pelaku memotong pagar kandang dan memasukkan hewan ternak curian ke dalam truk angkutan yang sudah disiapkan. Hewan ternak hasil curian tersebut kemudian langsung diangkut ke luar daerah untuk dijual kepada penadah dengan harga murah. Aksi kejahatan yang berlangsung berulang kali ini telah merugikan warga hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Petugas kepolisian berhasil melacak keberadaan komplotan pencuri ternak ini berkat laporan warga yang mencurigai pergerakan sebuah truk pada dini hari. Polisi melakukan penghadangan di jalan raya dan berhasil mengamankan para pelaku beserta barang bukti beberapa ekor sapi curian. Dalam penangkapan tersebut, polisi juga menyita alat pemotong besi, tali tambang, serta kendaraan truk yang digunakan sebagai sarana aksi kejahatan. Seluruh tersangka dan barang bukti langsung dibawa ke markas kepolisian untuk penyidikan.

Kapolres Aceh Selatan memberikan apresiasi atas keberanian dan kesigapan warga perdesaan dalam memberikan informasi penting kepada petugas kepolisian. Pihaknya meminta pengurus desa dan para peternak untuk kembali mengaktifkan pos ronda malam guna menjaga keamanan lingkungan pemukiman. Polisi berjanji akan memproses para tersangka dengan pasal pidana berat agar memberikan efek jera yang nyata. Pengawasan terhadap lalu lintas angkutan hewan ternak di perbatasan kabupaten juga akan ditingkatkan.

Dengan ditangkapnya para anggota komplotan pencuri ternak ini, situasi keamanan di kawasan perdesaan Aceh Selatan kini kembali kondusif dan aman. Para peternak merasa tenang untuk kembali menjalankan aktivitas peternakan mereka tanpa rasa khawatir akan aksi pencurian. Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus memburu penadah yang terlibat dalam jaringan penampungan hewan curian ini sampai tuntas. Berkas perkara para pelaku sedang dituntaskan untuk segera dilimpahkan ke meja hijau.